Sabtu, 21 April 2012


Kosong

Kala hati mulai penat .
Sunyi sendiri disudut keramaian.
Dunia yang terasa senyap, nyaris seperti tak ada kehidupan.
Hanya hampa yang terasa.
Ketika mata ini tertuju pada satu titik,
Ku pandang dan terus kupandang.
Titik itupun perlahan menghilang entah kemana.
Aku terus mencari.. !
Namun tak muncul juga.
Aku mulai lelah.......
Haruskah aku pergi ?
Titik itu menghilang tanpa meninggalkan jejak.
Hinnga kini titik itu tak dapat kutemukan lagi.


Dalam secarik kertas aku limpahkan beban dihati dan pikiranku.
Telah lama aku berpikir tentang kisah usang yang telah terlewati.
Entah knp, aku mulai lelah.
Mungkin puncak ini telah membendung luas.
Dua tahun terakhir ini aku masih mengingatnya.
Dua tahun penantian ini ku rasa cukup sampai disini.
Aku baru menyadari dirinya tak peduli.
Sungguh bagai orang bodoh.
Dua tahun teakrhir aku menanti harapan kosong.
Knp dirinya menilai buruk tentang aku???
Tak sadarkah dalam waktu se-LAMA ini belum ada yang bisa menggantikannya.
Kini aku membencinya !
Tak peduli dirinya berkata apa.
Harapan kosong yang cukup lama.
AKU BENCI DIA !