Dinginnya malam menusuk tulangku
Angin yang lembut membawaku kedalam angan-angan
Wajah kasih hadir dalam bayangan
Menyempurnakan kerinduan ini.
Sungguh Tuhan maha agung menciptkan dunia seindah ini.
Begitu pula dengan makhluknya.
Aku terus terhanyut, terbawa oleh arus
kerinduan yang semakin hari semakin mendalam.
Aku bagai sebuah tanah yang menunggu turunnya
hujan.
Aku bagai sebuah pohon yang menunggu tumbuh nya
setangkai bunga.
Selalu ada harapan.
Juga penantian.
Aku ingin tahu, bahkan lebih dari sekedar tahu
bagaimana keadaanmu sekarang.
Aku ingin bertemu !
Namun keadaan blm mempertemukan.
aku ingin berteriak…….!
Aku ingin mengguncang bumi agar kau mendengar
dan merasakan bagaimana perasaanku saat ini.