Sabtu, 21 Januari 2012

Kamu hanya diam


 Diatas kertas putih, lengkap dengan coretan pena dan diiringi lagu Sheila on 7- Tunggu aku dijakarta, aku ungkapkan segala sesuatu yang ada dipikiranku. Saat ini aku galau. Entah apa yang aku rasa saat ini. Perasaan bersalah, sakit, kecewa dan bingung harus berbuat apa??. Rasanya ngga mudah buat ngejalanin seperti ini. Aku sakit…..!, sakit memendam perasaan ini !, tapi kamu tidak pernah bertanya bagaimana perasaan ini?. Perasaan kecewa berselimut rasa bersalah merangkap aku hingga aku tak sanggup lagi untuk bangun. Aku sadar aku telah mengakhiri hubungan ini, dan aku tau mungkin dalam pikiran kamu aku egois, tapi aku hanya ingin kamu tau dari sebuah kesalahan aku, aku ingin membuat kamu menjadi lebih baik, agar lebih mengerti membuat aku tertawa disaat aku bosan, menjadi sandaran disaat aku sedih dan membuat aku senang disaat aku mulai jenuh. Bukan menghilang disaat aku terpuruk. Kamu selalu cuek dan seakan tidak peduli. Tak ada satu katapun yang terucap, tanpa pernah bertanya dan mencari tahu kenapa harus aku akhiri?. Isana kamu hanya dia,diam dan diam !, tidak bergerak untuk mencari tahu, padahal disini aku berharap banyak kamu melakukan suatu pengorbanan untuk hubungan kita yang udah berakhir. Ternyata aku gagal, gagal membut kamu beruba !. berubah dalam arti peka dalam segi masalah sekecil apapun itu. 
              Aku ngga pernah tau apa yang ada dipikiran kamu saat ini. Satu hal yang harus kamu tau, disini aku masih menunggu walau aku tau harapan ini sulit untuk aku raih. Terkadang dalam hati berpikir untuk melupakan kamu, tapi semakin aku lupakan, bayangan kamu selalu hadir dalam pikiranku. Meski hubungan ini berakhir tanpa kata yang keluar langsung, bukan berarti aku harus membenci kamu, justru aku harus berjuang tersnyum kembali meski tanpa kamu lagi.
              Waktu memang terasa cepat berlau begitu singkat seakan tak terasa sudah kurang lebih Sembilan bulan tidak ada kabar penantian ini, tapi aku percaya jika suatu saat kamu memang yang terbaikuntuk aku, seperti paa lirik lagu Sheila on 7- Untuk perempuan:
“jangan mengejarnya
Jangan mencarinya
Dia yang kan menemukanmu
Kau mekar dihatinya, dihari yang tepat”




                                                                                                                        For: R………….?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar